Karimunjawa, suaragardanasional.com | Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Bantuan Keuangan Khusus, merealisasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, yang digunakan untuk memulai proses pembuatan kapal desa sebagai sarana penunjang pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan warga Desa Parang yang disampaikan pada kegiatan Bupati Ngantor Desa, sebagai upaya menghadirkan pembangunan desa yang partisipatif dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, SE, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen untuk terus menindaklanjuti aspirasi masyarakat desa yang disampaikan melalui program Bupati Ngantor Desa.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan benar-benar diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang bermanfaat langsung. Bantuan kapal desa di Parang ini diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata Karimunjawa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Witiarso.
Sementara itu, Camat Karimunjawa, Nuril Abdillah, S.STP, MM, menyampaikan bahwa pembangunan kapal desa ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan aksesibilitas wisata serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di wilayah kepulauan.
“Kapal desa ini merupakan kebutuhan nyata masyarakat Parang. Selain menunjang pariwisata, keberadaannya juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat,” ujar Nuril Abdillah.
Dari pihak desa, Petinggi Desa Parang, *Muh. Zaenal Arifin*, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jepara atas terealisasinya bantuan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jepara atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Desa Parang. Kapal desa ini merupakan harapan masyarakat sejak lama dan akan kami kelola sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama serta kemajuan pariwisata desa,” ujar Muh. Zaenal Arifin.
Ia menambahkan bahwa proses pembangunan kapal desa akan dilaksanakan secara transparan dan melibatkan masyarakat desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga Parang.
Dengan dimulainya pembangunan kapal desa ini, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan semakin memperkuat pembangunan pariwisata kepulauan yang berkelanjutan di Kecamatan Karimunjawa.
(sus/SGN)


