Gema "Dang-Dang-Dang" di Kota Kretek: Tradisi Dandangan Kudus 2026 Resmi Dimulai, Keamanan Menjadi Prioritas.

 

KUDUS, suaragardanasional.com | Suara riuh rendah pedagang dan aroma khas kuliner lokal mulai memadati sepanjang Jalan Sunan Kudus. Senin, 10 Februari 2026, tradisi Dandangan resmi dibuka, menandai hitungan mundur menuju bulan suci Ramadan yang tinggal 10 hingga 14 hari lagi.


Bukan sekadar pasar malam biasa, Dandangan adalah simbol akulturasi budaya yang telah diwariskan sejak abad ke-16 oleh Sunan Kudus. Nama "Dandangan" sendiri diambil dari filosofi onomatope suara bedug Masjid Menara Kudus yang berbunyi "dang-dang-dang" saat mengumumkan awal puasa. Tradisi yang dulunya menjadi ajang berkumpulnya santri menunggu pengumuman resmi, kini bertransformasi menjadi pesta rakyat yang melibatkan sekitar 500-an UMKM dari dalam dan luar kota.


Keamanan Jadi Prioritas Utama


Mengantisipasi ribuan pengunjung yang memadati lokasi, Polres Kudus memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara. Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, selaku Kepala Pengamanan, menjelaskan bahwa strategi pengamanan dilakukan secara berlapis.


"Kami telah menyusun rencana pengamanan statis dengan menyiapkan lima titik pos pengamanan di lokasi strategis, mulai dari ujung timur Jalan Sunan Kudus, Perempatan Kojan, Perempatan Jember, hingga Perempatan Majapahit, serta satu Pos Terpadu di Alun-Alun Kulon yang melibatkan puluhan personil baik terbuka maupun tertutup," ujar AKP Subkhan.

Catatan Hari Pertama: Kewaspadaan Orang Tua Ditingkatkan


Meski situasi terpantau kondusif, pihak kepolisian memberikan catatan khusus mengenai keselamatan anak-anak. Di hari pertama saja, petugas berhasil mempertemukan kembali tiga anak kecil yang terpisah dari orang tuanya di tengah kerumunan.


Pihak kepolisian menghimbau pengunjung untuk:


• Waspada Barang Bawaan: Pastikan dompet dan gadget tersimpan aman.

• Parkir Aman: Gunakan kantong parkir resmi dan pasang pengaman ganda pada kendaraan.

• Awasi Buah Hati: Jangan lepas pengawasan terhadap anak kecil di area keramaian.

• Tidak Ada Praktek Premanisme: Kami tidak memberi ruang segala bentuk aksi premanisme. Bila masih ada yang mencoba-coba tolong bantu kami mengidentifikasi dengan memfoto dan video untuk dilaporkan ke petugas kami dilapangan.


Tindakan Tegas Bagi Pelaku Kejahatan


Kapolres Kudus yang meninjau langsung lokasi pada Selasa (11/02) menegaskan bahwa personel gabungan, baik yang berseragam maupun berpakaian tidak berseragam, telah disebar di seluruh penjuru area.


"Kami memperingatkan bagi oknum masyarakat yang berniat jahat untuk mengurungkan niatnya. Kami tidak akan segan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku demi menjamin Kamtibmas tetap kondusif," tegas pihak Kapolres Kudus melalui Kapolsek Kudus Kota dalam tinjauan lapangan tersebut.


Dengan pengamanan yang ketat dan antusiasme warga yang tinggi, Dandangan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi UMKM, tetapi juga mempererat tali silaturahmi warga dalam menyambut bulan penuh berkah.


(HK)

Tags

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top