Lawan Stigma 'Wartawan Liar', FJKS Resmi Dibentuk pada Momentum Hari Pers Nasional 2026

KABUPATEN SEMARANG, suaragardanasional.com | Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum bersejarah bagi insan pers di Kabupaten Semarang. Sebuah wadah profesi baru bertajuk Forum Jurnalis Kabupaten Semarang (FJKS) resmi dibentuk sebagai rumah aspirasi bagi para jurnalis yang bertugas di wilayah Bumi Serasi.


Pembentukan FJKS ini digagas oleh dua jurnalis senior, Shodiq dan Heru Santoso. Langkah ini diambil sebagai respons atas keresahan wartawan lapangan yang kerap menghadapi hambatan akses saat ingin bergabung dengan organisasi profesi yang sudah ada.


"FJKS didasari keprihatinan rekan-rekan jurnalis yang kesulitan masuk ke paguyuban lama. Melalui forum ini, kita hapus sekat diskriminasi dan menyatukan semua wartawan yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Semarang," tegas Shodiq, jurnalis Harian7.com, dalam keterangan resminya.


Pasca-pembentukan, pengurus FJKS dijadwalkan segera menggelar deklarasi resmi sekaligus menyusun struktur organisasi yang akuntabel.


Senada dengan Shodiq, Heru Santoso menekankan bahwa FJKS hadir untuk memperjelas status legalitas wartawan di lapangan. Hal ini dilakukan guna memutus pelabelan negatif atau stigma "wartawan liar" yang sering muncul di tengah masyarakat maupun instansi.


Sebagai bentuk transparansi, FJKS berkomitmen menjalin komunikasi formal dengan berbagai tingkatan pemerintahan. "Kami akan bersurat secara resmi kepada Bupati Semarang hingga tingkat desa dan kelurahan. Kami ingin membuktikan FJKS fungsional secara nyata, bukan sekadar organisasi papan nama," ujar Heru.


Hingga saat ini, puluhan wartawan dari berbagai lintas media cetak dan elektronik telah menyatakan bergabung. FJKS menyatakan kesiapannya membangun sinergi strategis dengan jajaran TNI, Polri, Pemkab Semarang, sektor swasta, hingga masyarakat luas demi iklim informasi yang sehat.(Agus)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top