Jepara, suaragardanasional.com | Hj Siti Rohmah S. ST. Keb M. M anggota DPRD kabupaten Jepara dari Fraksi Gerindra Dapil IV ( Kecamatan Mayong,Welahan dan Nalumsari)mengajak berdiskusi tentang BPKH Badan Pengelola Keuangan Haji yang bertempat di Pendopo Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Sabtu 28/2/20.
Acara giat sosialisasi terkait BPKH Badan Pengelola Keuangan Haji dengan tema " Sinergi Untuk Dana Haji Yang Produktif dan Berkeadilan " Yang langsung dihadiri H Abdul Wachid Anggota DPR RI Fraksi Gerindra juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Hj Siti Rohmah,Ari Supangat Deputi Analis Portofolio penyelesaian transaksi dan penempatan BPKH, DR KH Nahidi Pengasuh Ponpes Madinatusalam Jepara) H Viktor, Rosi dan jajarannya,kader-kader Gerindra dari Dapil IV, TIGA, TOMA, Media dan tamu undangan lainnya.
Dalam Sambutannya Hj Siti Rohmah mengucapkan puji syukur alhamdulillah kepada Allah S. W. T yang telah memberikan nikmat sehat dan terimakasih kepada Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid, Ari Supangat dari BPKH , Pengurus Ponpes Madinatusalam Jepara,H Viktor beserta jajarannya,kader kader parta Gerindra dari Dapil IV ( kecamatan Mayong,Welahan dan Nalumsari)serta tamu undangan lainnya.
Semangat bulan Ramadhan ini marilah kita pererat tali silaturahmi dengan baik, tingkatkan ibadah kita serta mengajak kepada semua tamu undangan untuk berhaji dan mengetahui apa itu BPKH ( Badan Pengelola Keuangan Haji) dengan seksama dan jelas Keuangan nya kemana serta nanti bisa di jelaskan langsung dari Bapak Ari Supangat dari BPKH bagian Deputi Analisis Portofolio penyelesaian transaksi dan penempatan BPKH) biar kita tidak gagal paham tegas " Rohmah.
Selanjutnya Ari Supangat S.E.M.M, CSA, CRA dari BPKH menjelaskan apa itu BPKH singkatan dari Badan Pengelola Keuangan Haji yaitu mengatur dan mengelola dengan baik,transparan supaya dana Haji itu supaya bertambah nilai kemanfaatannya maka diinvestasikan dengan baik maka bekerjasama dengan tiga puluh empat Bank Bank Syari'ah salah satunya Bank Muamalat Syari'ah, sampai saat ini totalnya dana haji sudah mencapai kurang lebih182Trilliun selama tahun 2018 sampai 2024 dan selalu mendapatkan penghargaan WTP yang terbaik serta sampai sekarang sudah mendapatkan keuntungan 12 Trilliun, makanya Calon Haji perorang dikenakan biaya lima puluh empat juta, selebihnya ditambahi oleh BPKH ini bukti keuntungan akan dikembalikan ke penerima manfaat.jangan heran kalau sekarang calon Haji waiting listnya sampai dia puluh enam tahun.
DR. KH Nahidi Silmy Lc. M. A menyampaikan kepada tamu undangan pertama tama mari kita tata dulu niat yang tulus untuk beribadah karena Allah SWT dan buktikan niat itu memang kita serius dan tekad kita kuat, mungkin dengan menabung dulu, karena syarat untuk berhaji itu mampu,imbuhnya" KH Nahidi.
Kemudian Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyampaikan terimakasih kepada tamu undangan yang hadir khususnya Hj Siti Rohmah yang menjadi anggota DPRD kabupaten Jepara di Dapil IV kecamatan Mayong, Welahan dan Nalumsari) untuk itu kami mengajak semua yang hadir pada giat Sosialisasi terkait dana Haji yang di kelola oleh BPKH supaya masyarakat luas bisa paham dan jelas penggunaannya karena ini Amanah yang harus di jaga dengan baik dan penuh tanggung jawab.BPKH itu sekali lagi mengelola masalah dana Haji kalau Kementerian Agama mengelola tentang pemberangkatan terkait kuota Hajinya dari masing-masing wilayah Kabupaten, provinsi jadi jelas penanganan nya berbeda dan jelas kata Abdul Wachid.
Harapannya Siti Rohmah kedepannya semoga masyarakat semakin berminat untuk berhaji, juga cerdas, pintar dan tidak mudah percaya berita berita hoax di Sosmed karena BPKH itu dikelola dengan baik dan transparan serta Amanah.
(Hani K)



