Tuntang, suaragardanasional.com | Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang menggelar kegiatan Khotmil Qur’an Bil Ghoib dan Bin Nadhor dalam rangka memperingati Nuzulul Quran pada Ahad, 8 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Muslihah Pondok Pesantren Al Ishlah Jombor, Kecamatan Tuntang, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB.
Acara religius ini diikuti sekitar 500 jamaah yang terdiri dari para hafidzah Muslimat NU serta Fatayat NU se-Kecamatan Tuntang. Kegiatan berlangsung khidmat dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Khotmil Qur’an dilaksanakan dengan sistem pembagian juz kepada setiap perwakilan desa. Dari 16 desa di Kecamatan Tuntang, masing-masing desa membaca 15 juz Al-Qur’an. Delapan desa membaca juz 1–15 dan delapan desa lainnya membaca juz 16–30. Setiap kelompok dipandu oleh seorang hafidzah, sehingga dalam waktu sekitar tiga jam tercatat Al-Qur’an berhasil dikhatamkan sekitar 22 kali.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Muslimat NU Anak Cabang Tuntang, Ibu Nyai Churun In, bersama jajaran pengurus PAC, pengurus ranting dan anak ranting, serta para hafidz dan hafidzah dari Muslimat dan Fatayat NU se-Kecamatan Tuntang.
Selain khotmil Qur’an, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengumpulan infaq secara sukarela dari seluruh jamaah Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Tuntang. Dalam waktu kurang dari tiga jam, terkumpul infaq sekitar Rp.36.333.000 juta.
Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung pembangunan gedung NU serta menambah kas organisasi Muslimat NU Kecamatan Tuntang.
Ketua Muslimat NU Tuntang, Nyai Churun In, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum memperingati Nuzulul Quran, tetapi juga memperkuat ukhuwah antar jamaah serta menumbuhkan semangat berbagi untuk kemaslahatan umat.
“Alhamdulillah, dalam waktu sekitar tiga jam kita bisa mengkhatamkan Al-Qur’an puluhan kali sekaligus mengumpulkan infaq yang cukup besar. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan jamaah NU terhadap Al-Qur’an serta kepedulian terhadap pembangunan organisasi,” ujarnya.
Kegiatan ini pun menjadi catatan tersendiri bagi Muslimat NU Kecamatan Tuntang karena dalam waktu singkat mampu menggelar khataman Al-Qur’an puluhan kali sekaligus menggalang dana puluhan juta rupiah, sebagai wujud nyata gerakan spiritual dan sosial warga Nahdliyin di tingkat Kecamatan Tuntang.


