Jepara, suaragardanasional.com | Cap Go Meh Kelenteng Hok Tek Bio Welahan Jepara dimeriahkan Barongsai dan Wayang Kulit dengan lakon Sri Sadono pada pagelaran siang jam 10.00 Wib sampai 16.00 dalang Kiwarko Gunocarito dari desa Kendeng Sidialit, Welahan Jepara, jam 20.00 Wib sampai Jam 3.30 Wib dengan lakon Wayang Pandawa Tani, Sri Sadono Nitis dengan harapan supaya gemah ripah loh jinawi, jalma ingkang linuwih,artinya dengan perilaku prihatin dan tirakat tentunya akan mendapatkan wahyu sandang pangan.
Acara Cap Go Meh juga dimeriahkan grup Rebana Anna Baba dari Kalinyamatan yang dipimpin oleh Munir, Munir menyampaikan seneng banget bisa berkolaborasi dengan Kelenteng Welahan Jepara dalam rangka Cap Go Meh.Selasa 3/3/2026.
Cap Go Meh tanggal 3 Maret 2026 dihadiri Ketua Yayasan Kelenteng Diky beserta jajaran Kelenteng,Perwakilan FKUB Jepara Pi Retno Hadi, Rebana Anna Baba Munir beserta jajaran nya, Barongsai Welahan,Banser,Babinsa,Emak Emak Jepara,DPD MATRA Jepara,Toga,Toma ,Media dan tamu undangan lainnya, Cap Go Meh ini istimewa sekali karena Grup Rebana Anna Baba dengan Barongsai berkeliling Pecinan Welahan juga Keliling Kelenteng kolaborasi yang baik ini menunjukkan keanekaragaman dan perbedaan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan indahnya kebersamaan tetap menjaga toleransi beragama dalam wadah negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pi Retno Hadi perwakilan dari FKUB menyampaikan terimakasih telah diundang acara Cap Go Meh,kedepannya kita terus bisa bersinergi dengan baik dan saling hormat menghormati, saling support dan tetap rukun tegas" Hadi.
Emak Emak Jepara juga pengurus DPD MATRA ( Masyarakat Adat Nusantara)Kabupaten Jepara,Kartini,Ismawati,Tuhu,Anik ,Olive ,Eny juga Zuliati sangat bahagia bisa hadir dan ikut keliling pecinan Welahan bersama Barongsai dan Rebana Anna Baba,bentuk sinergitas dan saling menghormati untuk menjaga kearifan lokal seni dan budaya tetap lestari untuk anak cucu kita.
(Hani K)


