![]() |
Festival Kupat Lepet yang digelar di Pantai Kartini menjadi magnet tersendiri. |
JEPARA, suaragardanasional.com | Momen Lebaran Lomban ( kupat lepet) menjadi langkah positif manajemen Pantai Kartini menjadi kunci sukses meriahnya acara puncak Pesta Lomban Syawalan 2026. Di bawah kepemimpinan Edi Kandono, kawasan wisata Pantai Kartini untuk menjadi kan andalan Kabupaten Jepara ini berhasil menampung lonjakan ribuan pengunjung yang memadati area wisata hingga antrean tiket mengular sekitar 350 meter
Puncak Lomban yang digelar Sabtu (28/3/2026) menghadirkan kirab budaya dengan prosesi larungan kepala kerbau bule ke laut. Kirab dimulai dari TPI Ujungbatu dan berakhir di Pantai Kartini sebagai pusat kegiatan utama, disambut antusias sekali oleh masyarakat dan wisatawan.
Rangkaian festival Lomban 2026 Disiapkan Maksimal
Sejak hari pertama, rangkaian acara telah dipersiapkan dengan matang, mulai dari:
Kirab kerbau bule sejauh lebih dari 1 kilometer tanggal 27/3/2026.( dari TPI ke Tempat Pemotongan Hewan)
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Wahyu Sandang Pangan
Hingga puncak larungan kepala kerbau di laut tanggal 28/3/2026.
Semua kegiatan berjalan sukses,lancar, tertib, dan penuh kemeriahan serta kondusif.
Tak hanya itu, Festival Kupat Lepet yang digelar di Pantai Kartini menjadi magnet tersendiri. Ribuan kupat dan lepet yang disusun dalam gunungan langsung diserbu warga sebagai simbol keberkahan dan rasa syukur.
![]() |
Manager Pantai Kartini, Edi Kandono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama pekan Lomban. |
Antisipasi Membludaknya Pengunjung
Manager Pantai Kartini, Edi Kandono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama pekan Lomban.
Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain:
✅ Kebersihan Total Area Wisata
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar kawasan, melibatkan pedagang dan masyarakat sekitar.
✅ Keamanan Laut dan Wisatawan
Pemasangan rambu batas aman pantai
Imbauan wajib penggunaan pelampung bagi penumpang perahu
Pembatasan kapasitas penumpang untuk mencegah overload
✅ Sinergi Lintas Instansi
Manajemen menjalin koordinasi intensif dengan:
TNI
Kepolisian (Polsek dan Polres Jepara)
Polairud
Untuk mengawal aktivitas wisatawan, terutama penyeberangan ke Pulau Panjang.
Pelayanan dan Inovasi Jadi Kunci
Edi Kandono menegaskan bahwa peningkatan pelayanan menjadi fokus utama di tengah persaingan destinasi wisata.
"Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik, melakukan perawatan sarana prasarana, serta memperbaiki fasilitas yang rusak agar pengunjung merasa nyaman,” jelasnya.
Selain itu, berbagai inovasi juga terus dikembangkan, termasuk penambahan spot-spot foto menarik dan area santai untuk meningkatkan daya tarik wisata.
Harapan Pengembangan ke Depan
Ke depan, pihak manajemen berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah daerah, khususnya dalam pengalokasian anggaran untuk perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan berat serta pengembangan kawasan wisata.
"Kami berharap ada dukungan untuk peremajaan fasilitas dan penambahan spot wisata agar Pantai Kartini semakin menarik dan nyaman bagi pengunjung,” tambahnya.
Apresiasi untuk Pengelolaan Profesional
Keberhasilan penyelenggaraan Pesta Lomban 2026 di Pantai Kartini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan yang profesional, responsif, dan inovatif mampu menghadirkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan.
Pantai Kartini tidak hanya menjadi pusat perayaan budaya, tetapi juga simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata daerah.
Dengan capaian ini, Jepara semakin menegaskan diri sebagai destinasi wisata budaya dan bahari yang layak diperhitungkan di tingkat nasional.
(Hani K)



