Memperingati Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Hadirkan Layanan Gratis RS Apung Laksamana Malahayati untuk Warga Jepara

 

JEPARA, suaragardanasional.com | Momentum Hari Kartini dan memperingati Hari Kartini juga untuk sebuah pengabdian untuk negeri juga dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara tahun 2026 terasa semakin istimewa dengan hadirnya Kapal Laksamana Malahayati di pesisir laut Jepara. Kapal yang dimodifikasi menjadi Rumah Sakit Apung ini membawa misi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat khususnya Kabupaten Jepara yang akan pelayanan kesehatan gratis tanggal 4 sampai 6 April 2026 dengan jumlah perhari rencananya dua ratus orang.Kabupaten Jepara, Senin 6/4/2026.


Kapal tersebut merapat di Pelabuhan Jepara pada Jumat (3/4/2026) dengan membawa 10 kru kapal, termasuk kapten, serta 7 tenaga kesehatan yang terdiri dari dua dokter, tiga perawat, satu bidan, dan satu staf medis.


Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, Drs. H. Junarso, menyampaikan bahwa kehadiran kapal ini merupakan bentuk kerja  nyata  serta ketulusan untuk melayani dan mengabdi untuk negeri serta kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini.


“Kapal ini dikirim ke Jepara untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sebagai wujud kepedulian dan semangat kemanusiaan,” ujar Junarso.


Selama empat hari bersandar, mulai Sabtu hingga Senin (4–6 April 2026), tim medis Kapal Laksamana Malahayati memberikan berbagai layanan kesehatan gratis. Pemeriksaan meliputi layanan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, hingga penanganan luka bagi masyarakat yang membutuhkan juga pembagian paket sembako. 


Khusus pada hari kedua, Minggu (5/4/2026), layanan difokuskan pada ibu dan anak, termasuk pemeriksaan bagi ibu hamil, balita, serta pemberian suplemen secara cuma-cuma. Program ini menjadi bentuk perhatian khusus terhadap kesehatan generasi masa depan.


Tri Budi  Cahyono menegaskan, apabila ditemukan pasien dengan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis, pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar mendapatkan tindak lanjut medis yang optimal.


“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Jika ada yang membutuhkan penanganan lanjutan, akan kami komunikasikan agar bisa ditangani secara maksimal,” tegasnya.


Diketahui, Kapal Laksamana Malahayati merupakan Rumah Sakit Apung yang resmi diluncurkan pada 10 Juni 2023. Kapal ini memiliki misi menjangkau daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta wilayah yang membutuhkan layanan kesehatan.


Hingga saat ini, kapal tersebut telah menjalankan misi kemanusiaan di lebih dari 60 titik di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Jawa Tengah, sebelumnya kapal ini telah singgah di Semarang dan Kendal, serta setelah Jepara direncanakan akan melanjutkan pelayaran ke Tegal.


Kehadiran Kapal Laksamana Malahayati di Jepara tidak hanya menjadi simbol pelayanan kesehatan, tetapi juga bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi konkret yang langsung menyentuh masyarakat. Momentum ini pun diharapkan menjadi inspirasi dalam memperkuat semangat gotong royong dan pelayanan kepada rakyat.


(Hani K)

Tags

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top