“Katakan Tidak Untuk Narkoba”, Menggema Disela Acara MPLS SMP Kristen Lentera Ambarawa

KAB.SEMARANG, suaragardanasional.com | Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang sedang dilaksanakan SMP Kristen Lentera Ambarawa, Kabupaten Semarang salah satu kegiatannya diisi dengan seminar yang dikemas dengan “Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba/Napza”, yang digelar di Gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ambarawa yang masih satu komplek dengan SMPK Lentera di Jl Dr Cipto Mangunkusumo Ambarawa, Kamis (16/07/2026) siang. Demikian diungkapkan Pembina OSIS SMPK Lentera Ambarawa David Wicaksono SPd didampingi Kepala Sekolah Marsidi STh SPd kepada awak media usai sosialisasi. 


“Kegiatan sosialisasi ini, kita hadirkan langsung Kasat Narkoba Polres Semarang AKP Herry Achmadi SH. Tujuan sosialisasi dengan tema ini, tujuannya diantaranya untuk membangun dan memahami permasalahan hukum yang ada dalan kehidupan bermasyarakat dan kemudian anak-anak dapat mentaatinya akan peraturan yang ada. Yang secara khusus akan dimulai dari lingkungan sekolah. Khusus sosialialisasi ini, sengaja disampaikan materi terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkoba. Ini merupakan bekal anak-anak melangkah ke depannya agar tidak mendekati yang namanya narkoba,” kata David Wicaksono. 


Salah satu kegiatan pada MPLS ini, dimana anak-anak SMPK Lentera Ambarawa harus dibangun, dididik mulai dari awal sampai akhir nantinya lulus SMP untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Dan salah satu kegiatannya dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Ini dinilainya sangat penting khususnya dalam pencegahan sejak dini. 


“Sosialisasi ini diikuti seluruh siswa SMPK Lentera mulai Kelas 7 hingga Kelas 9, dengan jumlah keseluruhan ada 162 anak. Khusus siswa baru atau anak didik baru Kelas 7 ada 53 siswa. Sebelumnya ini, kita juga pernah menghadirkan Kapolres Semarang dan Kasat Binmas di SMPK Lentera Ambarawa ini,” ujarnya. 

Menurut David Wicaksono yang juga Guru BK SMPK Lentera ini, ke depannya siap untuk menghadirkan tokoh lain  dari luar kepolisian yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan ke anak-anak. Bisa saja dihadirkan nara sumber dari Kelurahan, Kecamatan, Korwil Pendidikan, Dinas Pendidikan, Koramil atau lembaga yang lainnya. 


“Di kesempatan yang akan datang, bisa kita akan hadirkan nara sumber lain dari luar kepolisian dan itu sesuai dengan materi yang disampaikan ke anak-anak. Misalkan materi perempuan dan anak, kenakalan remaja, kegiatan sosial kemasyarakatan ataupun organisasi kemasyarakatan. Hal ini agar sejak dini anak-anak mengetahuinya dan tidak akan canggung apabila nantinya terjun di masyarakat,” tandas David. 


Sementara itu, sebagai pembicara atau nara sumber utama dalam kegiatan ini, Kasat Narkoba Polres Semarang AKP Herry Akhmadi SH memaparkan khususnya terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkoba. Juga, dijelaskan berbagai jenis narkoba serta sanksinya apabila terjerat penyalahgunaan narkoba. 


“Anak-anak semuanya, anak-anak ini sebagai generasi muda penerus jangan sekali-kali menyentuh dan mencoba yang namanya narkotika dan obat-obat terlarang. Dan yang utama, anak-anak harus berani menyatakan “Katakan Tidak Untuk Narkoba”. Meski mudah diucapkan, kalimat ini mengandung makna yang dalam. Anak-anak harus berani memulainya sejak dini. Untuk itu, mari bersama-sama meneriakkan itu dengan penuh semangat,” ujar AKP Herry Akhmadi. 


Lebih lanjut disampaikan di hadapan anak-anak SMPK Lentera dalam sosialisasi itu, terkait dengan Persepsi yang salah terhadap narkoba, Bahaya jika memakai narkoba, Peredaran gelap dan penggunaan narkoba, serta Jenis-jenis narkoba. Hal ini agar anak-anak mengetahuinya sejak dini sehingga dikemudian hari tidak akan mencoba-coba narkoba. Selain itu, dipaparkan juga modus operasi peredaran narkoba, maupun ciri-ciri orang yang menyalahgunakan narkoba. 


Sebelum mengakhiri sosialisasi, AKP Herry Akhmadi membuka dialog dan tanya jawab dengan seluruh siswa yang hadir. Ternyata sesi tanya jawab ini yang ditunggu para siswa untuk bertanya kepada nara sumber. Sebanyak 10 siswa bertanya seputar penyalahgunaan narkoba ini. Mereka yang bertanya adalah siswa Kelas 8 yakni Davina dan Juan. Lalu dari siswa Kelas 9 adalah Fedora Phalisa Ignacia Herwienda, Anindhita Kirana Mahestri, Devia Quaneisha Aisy Natania, Griselda Luvena Fara Natania, dan I Gusti Putu Owen. Usai dialog terbuka, acara sosialisasi ditutup oleh Kepala SMP Kristen Lentera Ambarawa Marsidi STH SPd. (Agus)

Tags

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top