SOLO, suaragardanasional.com | Komitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalistik terus dilakukan Suara Garda Nasional. Wartawannya, Solichul Arifin, dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung di Griya Solopos, Solo, 29–30 Agustus 2026.
UKW bukan sekadar ujian untuk mendapatkan pengakuan kompetensi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi bagi wartawan untuk mengukur kembali kemampuan, memperbarui pengetahuan jurnalistik, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap kode etik dan tanggung jawab profesi.
Selama dua hari, Solichul mengikuti berbagai materi dan tahapan pengujian yang berkaitan dengan kerja jurnalistik. Kemampuan mencari, mengolah, memverifikasi, hingga menyajikan informasi kepada publik diuji untuk memastikan wartawan mampu menjalankan tugas sesuai standar profesional.
Bagi Suara Garda Nasional, kompetensi wartawan menjadi bagian penting dalam membangun media yang kredibel. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, independen, dan bertanggung jawab.
UKW sekaligus menjadi momentum refreshment bagi insan pers. Wartawan kembali diingatkan bahwa setiap berita memiliki konsekuensi terhadap publik sehingga proses jurnalistik harus berlandaskan fakta, verifikasi, etika, serta kepentingan masyarakat.
Dinyatakannya Solichul Arifin sebagai wartawan kompeten menjadi capaian sekaligus tanggung jawab baru. Predikat tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk semakin konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang tajam, faktual, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.
Bagi Suara Garda Nasional, kompetensi bukan sekadar predikat. Kompetensi adalah komitmen untuk menjaga marwah profesi dan kepercayaan masyarakat terhadap pers.


